"" SELAMAT DATANG DI CV. KHARISMA MANDIRI UTAMA, KAMI SIAP MELAYANI ANDA ... :) ""

Minggu, 04 Maret 2018

FICAM 80 WP


Insektisida Ficam 80 WP adalah insektisida residual untuk mengendalikan nyamuk vektor malaria. Dengan bahan aktif bendiocarb, Insektisida Ficam 80 WP merupakan satu-satunya insektisida residual yang dapat digunakan untuk mencegah terjadinya resistensi pada nyamuk. Insektisida Ficam 80 WP merupakan satu-satunya insektisida residual dari golongan karbamat yang diperbolehkan.

MP TRIN 105 EC


MP TRIN 105 EC dengan bahan aktif Sipermetrin 105 g/l adalah insektisida sintetik piretroid yang bekerja sebaga racun perut mempunyai daya repelensi sehingga memberikan pengendalian hama dalam jangka waktu yang lama dengan jumlah penyemprotan yang lebih sedikit. Bekerja cepat mengendalikan hama nyamuk, kecoa, rayap dan hama pengganggu lainnya.

AMANI 400 EC


Amani 400 EC
Bahan pengawet kayu bekerja cepat sebagai racun kontak, racun lambung dan racun pernapasan berwarna cokelat kekuningan berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan untuk mengendalikan rayap tanah Coptotermes curvignathus pada kayu gerjajian.

- Bahan Aktif : Klorpirifos 400 g/l
- No. Pendaftaran : RI. 04110120093312
- Bentuk formulasi : EC (Emulsifiable Concentrate)

Amani bersifat repellent, menolak dan mencegah kehadiran rayap sehingga memberikan efektifitas pengedalian yang lebih baik, melindungi lebih lama, mampu membunuh serangga perusak lainnya.

Rabu, 21 Februari 2018

DISINFEKTAN

VIRUKILL

Disinfektan Virukill dengan bahan aktif Dimetil Ammonium Chlorida 120g/L
Digunakan sebagai dsinfektan berspektrum luas pada permukaaan terhadap virus, bakteri, jamur, mycoplasma, yeast dan alga
Digunakan untuk mendisinfeksi air minum di peternakan unggas
Digunakan untuk mendisinfeksi udara

DELFAST


Delfast 25 EC dengan bahan aktif Deltamethrin 25 gr/ltr mengendalikan hama dalam jangka waktu yang lama dengan jumlah penyemprotan yang lebih sedikit. Bekerja cepat mrngendalikan hama nyamuk, kecoa dan hama pengganggu lainnya.

DOSIS & PETUNJUK PEMAKAIAN

Kecoa, cara aplikasi pengasapan  dengan dosis 100-150 ml/ha (dalam 5-10 ltr solar) dan residual spraying dosisnya 10-15 ml/ltr air (untuk luasan 20  m2)
Lalat , cara aplikasi residual spraying dengan dosis 10-15 ml/ltr air  (untuk luasan 20  m2)
Nyamuk, cara aplikasi pengasapan dengan dosis 100-150 ml/ha (dalam 5-10 ltr solar)